Presiden Prancis, Emmanuel Macron, melontarkan kritik tajam terhadap Kremlin terkait konflik yang masih berlangsung di Ukraina. Dalam pernyataannya, Macron menilai bahwa perang yang dipicu oleh Rusia justru berujung pada tiga bentuk kegagalan besar bagi Moskow.
Menurut Macron, alih-alih memperkuat pengaruh geopolitik, langkah agresif tersebut malah memperlemah posisi Rusia di panggung internasional.
Kegagalan Militer
Macron menilai operasi militer Rusia tidak berjalan sesuai rencana awal. Perlawanan kuat dari Ukraina, ditambah dukungan persenjataan dan bantuan dari negara-negara Barat, membuat konflik berkepanjangan dan menguras sumber daya Rusia.
Alih-alih meraih kemenangan cepat, Rusia justru menghadapi tekanan militer yang signifikan, baik dari sisi logistik maupun moral pasukan.
Kegagalan Diplomatik
Di bidang diplomasi, Macron menyebut Rusia semakin terisolasi. Sejumlah negara memperketat sanksi ekonomi dan membatasi kerja sama strategis. Aliansi Barat menunjukkan solidaritas yang lebih kuat, bahkan memperluas kerja sama keamanan lintas kawasan.
Langkah Rusia dinilai mempercepat konsolidasi negara-negara Eropa dan mempererat hubungan transatlantik, sesuatu yang sebelumnya sulit dicapai dalam waktu singkat.
BACA JUGA : Fakta Persidangan: Tak Ada Catatan Rp 809 M ke Nadiem, Jaksa Beri Penjelasan

kegagalan Geopolitik
Macron juga menyoroti dampak geopolitik jangka panjang. Ia menilai perang Ukraina telah mengubah keseimbangan keamanan di Eropa. Negara-negara yang sebelumnya netral kini mempertimbangkan ulang kebijakan pertahanan mereka.
Konflik ini, menurut Macron, bukan hanya soal wilayah, tetapi tentang stabilitas dan tatanan internasional berbasis aturan. Dalam konteks ini, Rusia dinilai kehilangan pengaruh serta kepercayaan di berbagai forum global.
Dampak bagi Eropa dan Dunia
Bagi Eropa, perang ini menjadi momentum untuk memperkuat kemandirian pertahanan dan energi. Macron berulang kali menekankan pentingnya solidaritas Eropa dalam menghadapi tantangan keamanan bersama.
Sementara itu, secara global, konflik Ukraina memperdalam polarisasi geopolitik dan memperumit hubungan antarnegara besar. Namun, Macron menegaskan bahwa tekanan internasional akan terus dilakukan hingga tercapai solusi damai yang adil.
Penutup
Pernyataan Emmanuel Macron menegaskan posisi Prancis yang konsisten dalam mendukung kedaulatan Ukraina. Dengan menyebut perang ini sebagai tiga kekalahan bagi Rusia—militer, diplomatik, dan geopolitik—ia ingin menunjukkan bahwa agresi tidak selalu menghasilkan keuntungan strategis.
Ke depan, dinamika konflik ini akan terus menjadi ujian bagi stabilitas Eropa dan kredibilitas tatanan internasional.
DAFTAR SITUS BOLA : BOLAQIUQIU
WEBSITE AMAN DAN TERPERCAYA : QiuQiu99




