Berita terbesar di akhir tahun ini datang dari kasus tragis kebakaran gedung Terra Drone di Jakarta Pusat yang menelan puluhan korban jiwa. Kasus ini kini memasuki babak baru setelah Polisi Tangkap Dirut Terra Drone yang ditetapkan sebagai tersangka utama dalam tragedi tersebut. Aksi penangkapan ini menjadi perbincangan publik karena dampaknya yang luas serta proses hukum yang sedang berlangsung.
Kronologi Tangkap Dirut Terra Drone
Pada Rabu malam, aparat kepolisian menangkap Direktur Utama PT Terra Drone Indonesia berinisial MW di apartemennya di kawasan Jakarta Selatan. Penangkapan tersebut dilakukan berdasarkan surat perintah resmi setelah penyidik mendapatkan bukti yang kuat. MW kini berstatus tersangka dalam kasus kebakaran maut yang terjadi pada Selasa siang di gedung perusahaan tersebut.
Kebakaran ini terjadi di sebuah ruko tujuh lantai yang digunakan sebagai kantor Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat. Api diperkirakan berasal dari lantai dasar dan dengan cepat menjalar ke area atas sehingga banyak korban terjebak dan menghirup asap tebal. Total jumlah korban tewas mencapai puluhan orang, termasuk pekerja dan magang di gedung itu.
Baca Juga: Owner WO Ayu Puspita Resmi Terjerat Kasus Penipuan
Kunjungi Juga : https://artikelqiuqiu99.com/

Alasan Penetapan Tersangka
Penetapan status tersangka terhadap Dirut Terra Drone bukan tanpa alasan. Polisi menyatakan telah mengantongi dua alat bukti permulaan yang cukup serta keyakinan penyidik atas dugaan kelalaian yang menyebabkan tragedi tersebut. Bukti yang dimaksud meliputi keterangan saksi, dokumen, dan temuan di lokasi kejadian.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Saputra, menjelaskan bahwa bukti-bukti ini cukup kuat sehingga langsung diterbitkan surat perintah penangkapan meskipun tersangka sempat menerima panggilan pemeriksaan.
Ancaman Hukum dan Proses Selanjutnya
MW dijerat dengan sejumlah pasal berlapis, yaitu Pasal 187, 188, dan 359 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), yang umumnya terkait dengan tindak pidana kelalaian dan menyebabkan hilangnya nyawa orang lain. Ancaman hukumannya bisa mencapai belasan tahun penjara tergantung hasil persidangan dan fakta hukum di pengadilan.
Selain itu, polisi juga mempertimbangkan aturan keselamatan kerja dalam undang-undang yang berlaku, mengingat dugaan pelanggaran SOP (Standar Operasional Prosedur) serta manajemen keselamatan di gedung tersebut. Proses penyidikan masih terus berjalan, termasuk kemungkinan pemeriksaan pihak lain yang terkait.
Dampak dan Reaksi
Peristiwa ini mendapat perhatian luas dari masyarakat dan media. Banyak yang mengkritik aspek keselamatan di tempat kerja serta pentingnya standar proteksi kebakaran yang lebih baik di gedung komersial. Beberapa pihak menyoroti tanggung jawab perusahaan terhadap keselamatan karyawan dan tamu yang berada di lokasi kerja.
Reaksi keluarga korban juga menjadi fokus perhatian, karena mereka kini menunggu proses hukum yang adil dan transparan. Kasus ini juga memicu diskusi publik tentang pentingnya penegakan hukum terhadap pelanggaran keselamatan kerja yang berdampak fatal.
Kesimpulan
Kasus kebakaran gedung Terra Drone yang memakan banyak korban jiwa kini berlanjut ke tahap hukum setelah Polisi Tangkap Dirut Terra Drone dan menetapkannya sebagai tersangka utama. qiuqiu99 Penyidikan masih berlangsung dan diharapkan bisa mengungkap fakta lebih jauh sambil memberikan keadilan bagi para korban dan keluarga.






qiuqiu99: Platform Game Domino Online Populer di Indonesia